Pelaku Curas Keok di Tangan Petugas

PRABUMULIH-seputarsumsel.co.id- Lagi-lagi Unit Reskrim Polsek Prabumulih Timur berhasil mengamankan 2 orang tersangka tindak pencurian dengan kekerasan, AP alias Aldo Pratama (19) dan AA alias Angga Ario Saputra  (25) di simpang Gor Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumuih Selatan.

Warga Desa II Sukamerindu Kecamatan Lubai Kabupaten Muara Enim dan Warga Tanjung Raman Prabumulih Selatan ini diamankan dikediamannya saat tengah duduk di pance pinggir jalan Desa Sukamerindu. (jumat 27/09 /2019)

Saat penangkapan terjadi salah satu tersangka berusaha melawan dan mau melarikan diri dari petugas, terpaksa petugas mengambil tindakan tegas terhadap tersangka, dengan menghadiahi timah panas di kaki tersangka.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk yamaha xeon hitam dan beberapa uang hasil dari kejahatan tersebut.

Tersangka mengakui aksi pencurian tersebut dilakukan bersama keempat temannya yang belum tertangkap dan masih DPO kepolisian . Yakni AF, DD,AR dan MT. 

“Selama sebulan ini udah 15 kali kami beraksi pak, dari jam 8 malam sampai jam 10 malam” jelas tersangka.

Diketahui, Angga dan kawanannya telah melakukan aksi sebanyak ratusan kali dalam kurun waktu 2 tahun terakhir.

Kronologi aksi penodongan terjadi pada Jumat (27/9) siang sekitar pukul 14.00 wib. Saat itu Heru tengah mengendarai mobil truk Toyota Dina B9303 NC warna biru, bermuatan barang tujuan Palembang dari Jakarta. Sesampainya di TKP kendaraan korban dihadang oleh lima tersangka dengan mengendarai dua unit sepeda motor. 

Selanjutnya tiga orang tersangka naik dari sebelah kanan dan kiri mobil dimana 1 orang diantaranya menodongkan senjata tajam. Sedangkan 2 orang pelaku lainnya memukuli wajah dan mulut korban lalu merampas 1 unit HP Nokia warna biru langit, serta uang didalam dompet Rp.600.000 lalu pelaku melarikan diri. 

Usai kejadian, korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Prabumulih Timur. Setelah dilakukan penyelidikan, selasa (1/10) petugas berhasil mengamankan Aldo dikediamannya. 

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya mengatakan saat ini pihaknya tengah memburu empat tersangka lainnya yang masih buron.

“Pelaku kita ancam dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara, dan kita akan terus melakukan pengejaran terhadap 4 pelaku yang masih buron”, jelasnya.

admin

Menyajikan Berita Terkini Seputar Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *