KOTAKU:Kelurahan Karang Raja Diduga Syrat KKN

seputarsumsel.co.id|PRABUMULIH– Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) penataan lingkungan permukiman berbasis komunitas, yang kegiatan pelaksanaanya di Kelurahan Karang Raja Prabumulih diduga tidak sesuai dengan spesifikasi dan RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang sudah ditentukan.

Dana yang bersumber dari Kementrian PUPR miliaran Rupiah untuk satu kelurahaan ini haruslah transparan

proyek pekerjaan Swakelola pengadaan barang atau jasa yang pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan diawasi sendiri oleh kementerian, lembaga daerah, institusi sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah dan atau kelompok masyarakat.

proyek kegiatan KOTAKU yang di fokuskan di kelurahan Karang Raja RW 01,RW 02, RW 03 , yang diduga tidak sesuai dengan RAB ,mulai dari material yang di gunakan sampai ke volume dan ketebalan jalan cor beton.
Di RW 01 kelurahan Karang Raja kawasan RT 04 yang sangat layak sebagai predikat kota kumuh di tahun ini nyaris tidak mendapatkan paket kegiatan. paket kegiatan pekerjaan malah terfokus ke RT 03 RW 01, yang masih dalam katagori di anggap layak.

,”salah seorang tokoh masyarakat yang enggan disebut namanya  di RT 04 RW 01 mengatakan,  inikan program pemerintah , harusnya transparan lah terhadap masyarakat, ,” okelah yang mendapatkan pekerjaan ini Kelompok  swadaya masyarakat (KSM), tapikan dia rangkap jabatan sebagai Ketua RW yang menaungi Empat RT, kok pekerjaannya terfokus disekitar Rumahnya, Kan Lucu jadinya.

,” Terkait dalam hal ini,  salah seorang anggota Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Cahaya Negeri yang  ada di karang raja, mengatakan bahwa, surat konfirmasi sudah kami Layangkan ke LKM sebagai penanggung jawab penuh  program  KOTAKU   di kelurahan karang raja  tapi hingga saat ini sudah sekitar 3 minggu belum ada balasan.

Sungguh Ironi, padahal Baru kemarin Lusa Walikota prabumulih Ir Ridho yahya pada acara pembukaan program  kota tanpa kumuh (KOTAKU)di aula hotel grand nikita, Beliau mengatakan ,”secepatnya kita harus mengatasi kekumuhan yang ada di kota prabumulih. ,” ungkapnya.(team)

admin

Menyajikan Berita Terkini Seputar Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *