Bentrokan Antar Warga Muara Dua VS Karang Jaya, Memakan Satu Korban Jiwa

Prabumulih – Yadi Efendi warga
RT 03 RW 04, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur harus meregang nyawa setelah terlibat aksi perkelahian antar warga. Ia tewas dengan kondisi luka robek dan lebam di bagian kepala akibat dipukul menggunakan benda tumpul.

Tewasnya korban terjadi diduga adanya perselisihan antar kelompok warga Kelurahan Karang Jaya dengan warga Kelurahan Muara Dua. Peristiwa ini terjadi pada Minggu dini hari (15/12/2019) sekira pukul 24.30 WIB.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong hingga dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 11.00 WIB tadi siang. Korban sendiri ditemukan anggota Polsek Prabumulih Timur, terkapar dalam siring pinggir Jalan Tanggamus RT 02 RW 05 Kelurahan Muaradua, Prabumulih Timur.

Belum diketahui dengan pasti siapa pelaku penganiayaan tersebut. Namun, salah seorang pihak korban telah membuat laporan ke Polres Prabumulih dengan bukti laporan nomor LP-B/252/XII/2019/Res Prabumulih, tanggal 15 Desember 2019.

Kapolres Prabumulih AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alhadi Adjansyah SH didampingi Kanit Reskrim, Ipda Hendra Jaya membenarkan adanya keributan antar warga tersebut.

Saat dikonfirmasi Minggu sore (15/12/2019) Ipda Hendra Jaya mengaku masih menyelidiki penyebab kematian korban. Termasuk dugaan pengeroyokan terhadap korban Yadi Efendi tersebut.

“Awalnya ada warga yang memberitahukan kalau malam tadi itu ada tawuran dan ada korban pecah di kepala. Mendengar itu kita langsung mendatangi lokasi dan setelah tiba di lokasi memang benar ada satu korban yang ada di dalam parit dan setelah kita mencari informasi di lapangan dapat lah satu orang lagi yang terluka yakni warga dari Muaradua mengalami luka sabetan,” kata Ipda Hendra.

Kanit Reskrim juga menjelaskan, aksi pengeroyokan di Muaradua tersebut diduga dipicu perselisihan antar kelompok warga saat rombongan warga Karang Jaya melintas di kawasan jalan depan lapangan sepakbola Muaradua menggunakan sepeda motor.

Tak lama kemudian, dari pengendara motor yang melintas tersebut diduga terjadi cekcok mulut dengan warga yang sedang nongkrong-nongkrong di lokasi pinggir jalan. Saat keributan terjadi, warga sekitar lainnya berhamburan keluar rumah untuk melerai keributan tersebut hingga akhirnya keributan itu berhasil dipisahkan.

Namun, lanjut Hendra disaat keributan tersebut berhasil dihentikan, warga pun mendapati salah seorang yang terkapar bersimbah darah berada di dalam siring pinggir jalan lokasi TKP yang tak lain Yadi Efendi hingga warga pun langsung menghubungi pihak kepolisian memberitahukan korban atas kejadian tersebut.

“Untuk kasus ini pihak korban juga sudah melapor ke Polres Prabumulih dan saksi-saksi juga sedang dalam pemeriksaan oleh petugas,” tukasnya.

admin

Menyajikan Berita Terkini Seputar Sumatera Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *