MUARA ENIM – Memasuki dua bulan masa kepemimpinannya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menemui Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru di Griya Agung Palembang, Senin (10/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Sumarni untuk menyampaikan perkembangan penyelenggaraan pemerintahan sekaligus melaporkan sejumlah langkah strategis yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim sejak dirinya menerima surat penugasan sebagai Plt Bupati pada 9 Juni 2026.
Dalam audiensi tersebut, Sumarni didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Ir. H. Yulius, M.Si., para asisten, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Muara Enim.
Di hadapan Gubernur Sumsel, Sumarni menegaskan komitmen Pemkab Muara Enim untuk menjalankan berbagai arahan dan supervisi pemerintah provinsi, terutama program yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan efektif, Pemkab Muara Enim melakukan penataan program berdasarkan skala prioritas. Program tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yakni super prioritas, prioritas, dan reguler.
“Pemerintah daerah menitikberatkan fokus utama pada program super prioritas, tanpa mengabaikan 20 program strategis yang tertuang dalam visi-misi MEMBARA,” tegas Sumarni.
Sejumlah sektor dasar menjadi perhatian utama pemerintah daerah, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan pangan hingga sektor pertanian.
Selain meningkatkan pelayanan dasar, Pemkab Muara Enim juga terus mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Perbaikan jalan daerah, perluasan jaringan listrik hingga wilayah pelosok, serta pemenuhan kebutuhan air bersih menjadi bagian dari agenda yang diprioritaskan.
Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan.
Persoalan kemacetan akibat tingginya mobilitas kendaraan logistik dan angkutan batu bara juga menjadi perhatian Pemkab Muara Enim. Untuk mengatasinya, pemerintah daerah menyatakan kesiapan mengawal percepatan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), terutama pembangunan jalan tol dan penyelesaian pembangunan flyover.
Menurut Sumarni, percepatan infrastruktur tersebut penting untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada sejumlah ruas jalan yang selama ini menjadi jalur utama kendaraan logistik dan angkutan batu bara.
Di sisi lain, Sumarni memastikan kebijakan efisiensi dan penataan kembali anggaran tidak akan mengorbankan program prioritas maupun hak pegawai.
Ia menegaskan pembayaran gaji aparatur sipil negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), maupun tenaga paruh waktu tetap menjadi perhatian pemerintah dan tidak akan mengalami pengurangan.
“Penataan anggaran tetap dilakukan dengan berpedoman pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), sehingga program prioritas dan hak pegawai tetap menjadi perhatian,” jelasnya.
Melalui penataan skala prioritas tersebut, Pemkab Muara Enim berharap seluruh program pemerintahan dapat berjalan lebih efektif dan terarah. Di saat yang sama, pembangunan serta pelayanan publik diharapkan terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pertemuan dengan Gubernur Sumsel ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam mengawal berbagai agenda pembangunan daerah.







