SEPUTAR SUMSEL – Minibus dengan nomor polisi BG 91 AN yang dikendarai M Qadavie, warga Kota Palembang, melaju kencang dari arah Prabumulih menuju arah Baturaja. Diduga lepas kendali, mobil menabrak pembatas jembatan di Desa Beringin Muara Enim dan terjun bebas masuk ke Sungai Lubai.
Di mobil tersebut terdapat lima orang yang berangkat dari Palembang hendak menuju Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU) untuk menyiapkan agenda Pj Gubernur mengikut Rapat Paripurna ke XV Masa Persidangan ke-3 Tahun Sidang 2024 DPRD OKU ke-114.
Tragedi itu pun dibenarkan Kabag Humas Pemprov Sumsel, Ega Puza Satria. Dirinya menyebutkan insiden kecelakaan yang terjadi pada kendaraan jenis SUV Fortuner BG 91 AN itu kecelakaan tunggal.
Informasinya, mereka dibawa ke RSUD Muara Enim untuk dilakukan penanganan.
“Iya ada (kecelakaan mobil Walpri Pj Gubernur Sumsel),” ujar dia, Senin 29 Juli 2024. Sementara staf Setda Sumsel yang dikonfirmasi juga membenarkan insiden tersebut.
Dia menyebut, kecelakaan terjadi pada Minggu (28/7) malam sekira pukul 21.00 WIB. “Bukan bagian humas maupun protokol, informasinya Walpri. Kendaraan pelat BG 91 AN,” katanya.
Dia juga menyebut, usai insiden kelima Walpri tersebut dibawa ke RSUD Muara Enim untuk perawatan.
Sebelumnya, minibus dengan nomor polisi BG 91 AN yang dikendarai M Qadavie, warga Kota Palembang, melaju kencang dari arah Prabumulih menuju arah Baturaja. Diduga lepas kendali, mobil menabrak pembatas jembatan di Desa Beringin Muara Enim dan terjun bebas masuk ke Sungai Lubai.
Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Trifonia Situmorang mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu 28 Juli 2024 pukul 21.00 WIB. Mobil membawa 4 penumpang dan 1 sopir. Dari kejadian itu, 2 orang mengalami luka berat dan 3 lainnya luka ringan.
“Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun ada dua korban yang mengalami luka berat sudah dibawa ke rumah sakit yang ada di Prabumulih,” katanya, Senin 29 Juli 2024.
Trifonia menjelaskan kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal.
Diduga pengemudi tersebut kurang konsentrasi dalam berkendara sehingga menabrak pembatas jembatan.
“Dalam kecepatan tinggi sopir menabrak jembatan dan mobil masuk ke Sungai Lubai yang mengakibatkan pengemudi dan empat penumpang tersebut terjun bebas ke sungai,” jelasnya.








