PRABUMULIH – Gubernur Provinsi
Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru (HD) menghadiri Pengukuhan
Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Prabumulih dan Harlah
Muslimat NU ke 75, bertempat di Pendopoaan Rumah Dinas Wali Kota (Wako)
Prabumulih.
Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya,
mengatakan bahwa perangkat desa tak bisa dilepaskan dari Kepala Desa. Ia
juga mengatakan bahwa di Kota Prabumulih masih ada Desa meski berstatus
desa, kata Wako saat di Pasar Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Jenderal
Sudirman Kelurahan Gunung Ibul Barat Kecamatan Prabumulih Timur kota
Prabumulih, Senin (29/3/2021).
Dia lebih menyoroti kontribusi desa terutama perangkat desa agar lebih memacu pembangunan di desa.
“Yang harus dipikirkan oleh Kepala
Desa (Kades), perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD)
bagaimana bisa membangun desa jika Dana Desa tak lagi diberikan,”
ujarnya.
Ia mengibaratkan bak hape, cuma bagus casing saja tapi tak ada pulsa.
Dalam sambutan, Herman Deru mengatakan
sebagai saat UU No 6 2014 dikeluarkan banyak pihak merasa optimis.
Padahal hal ini menurutnya peluang memajukan desa. “Saat menjabat Bupati
OKU Timur (OKUT) saya sudah memberikan bantuan dana untuk desa,” jelas
Deru.
Menjelang Pilkades serentak di Sumsel mendatang, Deru minta PPDI untuk mengambil peran dan tidak memihak.(*)







