PALI – Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 diterbitkan sebagai langkah konkret untuk memastikan efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD.
Presiden mengamanatkan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk menyesuaikan anggaran mereka dengan kebijakan ini, bahkan beberapa pos belanja harus dikurangi hingga 90%.
Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengelola keuangan negara secara lebih efektif dan efisien. Dengan penghematan yang signifikan, diharapkan setiap pengeluaran dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran di tingkat pusat maupun daerah.

Namun sangat di sayangkan Instruksi Presiden Prabowo Subianto di duga tidak begitu di dengarkan Bupati PALI Asgianto ST, karena disinyalir telah melakukan pemborosan anggaran yang di anggap tidak keberpihakan kepada masyarakat,03/08/25.
Rakyat Pali butuh jalan yang layak, butuh sekolah yang memadai, butuh solusi untuk kemiskinan yang masih tinggi.Tapi apa yang dilakukan Bupati Asgianto?
Alih-alih fokus pada pembangunan, dia malah gelar rapat di Hotel Mewah Arya Duta Palembang dua hari penuh.Tanggal 31 Juli sampai 1 Agustus 2025, ada dugaan uang rakyat habis bukan untuk kemajuan,
tapi untuk kenyamanan elit.
Harda Belly, aktivis Sumsel Jakarta tegas menyebut,ini pemborosan yang mencederai keadilan sosial, Kabupaten PALI adalah kabupaten baru, masih tertinggal tapi pemimpinnya sibuk tampil mewah.
“Dan ini bukan pertama kali, Habiskan Anggaran Rp,12.Milyar lebih untuk beli mobil dinas mewah di awal jabatan pun sudah cukup menunjukkan arah kepemimpinan yang keliru.
Sekarang kita tanya, apakah kita akan diam saja melihat uang rakyat dihamburkan atau kita bersuara?,menuntut pemimpin yang benar-benar berpihak pada rakyat karena Pali tak butuh pencitraan,Pali butuh keadilan dan keberpihakan nyata.
Disinilah dapat kita simpulkan bahwa program Presiden Prabowo Subianto Asta Cita dan penguatan Efisiensi anggaran disinyalir tidak sesuai dengan yang di lakukan Bupati PALI Asgianto ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji.
Dapat diketahui Asta cita itu menekankan pada sektor pertanian ketahanan pangan,kesehatan ,sekolah bukan belanja mobil mahal dan rapat di hotel mewah.
“Jika hal seperti ini terjadi lagi berulang maka dapat di pastikan stabilitas Keuangan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten PALI akan terganggu.







