Wujudkan Zero Accident, APK3L Prabumulih Syaratkan 3 Kondisi Pekerjaan Layak

PRABUMULIH – Assosiasi Profesi K3 & Lindungi Lingkungan (APK3L) kota Prabumulih melakukan penutupan peringatan Bulan K3 Nasional dengan mengadakan kegiatan Forum Group Diskusi bertema ” Pekerjaan Layak Berbudaya K3 & K3 Untuk Semua Lapiran Masyarakat”.

“Peringatan ini menjadi momentum mengingatkan kita akan pentingnya K3, guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Masyarakat yang sadar K3 dan Lindungi Lingkungan,” ungkap Ketua APK3L kota Prabumulih, Yogi Astrada ST M.Si.

Menurut Yogi, pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul, tidak hanya didukung dengan adanya regulasi yang baik di bidang ketenagakerjaan, namun yang tidak kalah penting adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran kepada seluruh pihak dalam menerapkan norma ketenagakerjaan, termasuk di antaranya membangun budaya K3 yang baik di semua lapisan termasuk di lingkungan masyarakat kota Prabumulih.
“Karena seringkali luput dalam benak kita, bahwa nikmat selamat dan sehat melalui penerapan budaya K3 yang baik, dapat menghindarkan kita dari risiko kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja, yang pada akhirnya akan terwujudnya pekerjaan layak,” sebutnya.
Lebih jauh ia menyebutkan, untuk dapat dikatakan sebagai pekerjaan layak, maka harus memenuhi 3 kondisi, yaitu:

• Tersedia bagi semua orang pada usia produktif tanpa kecuali, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, serta tanpa hambatan gender.
• Semua pekerja terlindungi secara sosial, termasuk mereka yang terlibat dalam kegiatan ekonomi informal
• Semua pekerja tersalurkan suara dan aspirasinya melalui sistem dialog sosial yang berharkat secara kemanusiaan.
“Kondisi yang dikatakan ideal tersebut seharusnya menjadi komitmen dari semua pemangku kepentingan, sehingga dapat diwujudkan demi kemanusiaan yang adil dan beradab.

Pemerintah harus mendukung dan berperan aktif dalam dimasukkannya K3 pada kerangka kerja prinsip-prinsip dan hak-hak mendasar dalam anggran pekerjaan pekerjaan fisik seperti konstruksi dan sektor lain baik di Dinas PUPR, Dinas terkait yang berpotensi menimbulkan bahaya di tempat kerja, sehingga budaya K3 dapat diwujudkan dan terciptanya lingkungan kerja yang aman Zero Accident,” urainya.
Masih dijelaskan Yogi, bahwa K3 wajib diterapkan di seluruh tempat kerja.

“Apalagi, Indonesia mengakui bahwa K3 merupakan salah satu bagian dari Hak Asasi Manusia dan diatur oleh Undang-undang No 1 tahun 1970 (K3 wajib diterapkan seluruh tempat kerja (tiap ruangan atau lapangan, tertutup atau terbuka, bergerak atau tetap), di mana pekerja bekerja atau yang sering dimasuki pekerja untuk keperluan suatu usaha dan di mana terdapat sumber bahaya.) Ini amanah konstitusi kita yang harus di jalankan bersama,” tandasnya.

Di puncak acara bulan K3 Nasional itu, APK3L juga memberikan dan menyerahkan Sertifikasi Kompetensi pada peserta pelatihan K3 Operator yang dilakukan pada tahun 2022 kemarin, yaitu warga masyarakat khususnya pemuda desa Kemang Tanduk dan desa Karya Mulya berjumlah 20 peserta.

“Sertifikasi K3 Operator ini diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), yang terakreditasi,” ucapnya.

“Tujuan lainya adalah agar peserta khususnya pemuda-pemuda desa Kemang Tanduk dan Karya Mulya nantinya dapat menjadi Praktisi-praktisi K3LL yang produktif dan bisa berkarir di perushaan-perusahan lokal Prabumulih atau perusahaan BUMN dan kompeten di bidangnya,” sambung dia.

Selanjutnya, pada kesempatan itu, APK3L juga mengajak unsur desa agar peningkatan Sumber Daya Manusia desa juga menjadi orientasi ke depan dengan pembekalan kompetensi sehingga memiliki pemuda pemuda tangguh.

Terakhir, APK3L juga mengimbau kepada perusahan lokal nasional dan BUMN agar dalam kegiatan CSR dapat memikirkan tumbuh kembang SDM masyarakat sekitar, tidak hanya infrastruktur yang dibantu, namun juga pemerintah & perangkat desa dalam mencetak SDM potensial di wilayah sekitar zona kerja perusahaan.

“APK3L ke depan akan terus bergiat dan siap bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan perusahaan. Dalam membudayakan K3 dan mencetak Praktisi K3 yang Unggul di kota Prabumulih,” pungkasnya.

Tampak hadir dalam acara tersebut, di antaranya, Kepala desa Kembang Tanduk Adi Darmanto A.md, perwakilan Pertamina Field Prabumulih Nurhadi Muslim.M.K.M,
Pertasamtan Gas Darmawangsa A.md,
Sriyono SH, dan Ardoni ST Praktisi K3 Konstruksi. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *