Bupati Asgianto dan Ketua TP‑PKK Dwi Septaria Buka Pameran Dagang Disperindag serta Festival Candi Bumi Ayu 2025 di Talang Ubi

PALI – Pada Kamis, 20 November 2025, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Asgianto, S.T., bersama Ketua TP‑PKK Kabupaten PALI Dwi Septaria Asgianto, secara resmi membuka Pameran Dagang yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) PALI. Acara ini berlangsung di area parkir Sanggar Pramuka Gelora November Komperta Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, dan menjadi bagian utama dari Festival Candi Bumi Ayu 2025.

Pameran dagang akan berlangsung dari 20 hingga 24 November 2025. Selama lima hari, pelaku usaha dari dalam dan luar kabupaten menampilkan produk serta menjalin kerja sama bisnis. Selain Bupati dan Ketua TP‑PKK, hadir pula Sekda PALI Kartika Yanti, S.H., M.H., Plt. Kepala Disperindag, perwakilan OPD se‑Kabupaten PALI, anggota PKK, Forkopimda, serta para kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Asgianto menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperlihatkan capaian, inovasi, dan program pemerintah daerah. “Pameran ini memberi ruang bagi UMKM, komunitas kreatif, dan generasi muda untuk memperkenalkan karya serta potensinya. Kami berharap terjalin sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi membangun daerah.

Bupati menambahkan bahwa jika pameran berhasil menarik lebih dari 3.000 pengunjung dalam tiga kali penyelenggaraan berturut‑turut, maka acara tersebut akan masuk dalam agenda Kementerian dan biayanya akan ditanggung sepenuhnya oleh Kementerian.

Selain pameran, Festival Candi Bumi Ayu 2025 menampilkan berbagai kegiatan promosi wisata Candi Bumi Ayu, ikon sejarah PALI, serta program edukasi bagi generasi muda. Pengamanan acara dilakukan oleh Polsek Talang Ubi bersama Polres PALI. Kasat Binmas Polres PALI, AKP Hendrinadi, menegaskan komitmen kepolisian untuk menjaga keamanan seluruh kegiatan masyarakat.

Dengan adanya pameran dagang dan Festival Candi Bumi Ayu 2025, diharapkan citra pariwisata daerah dapat meningkat, ekonomi lokal semakin kuat, dan identitas budaya PALI sebagai pusat warisan sejarah nasional semakin terangkat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *